Mungkin Sobat Elim sering mendengar istilah “Healing” di lingkungan bermasyarakat. Sebenarnya apa itu “Healing” dan apa manfaat dari “Self Healing”?
Istilah “Healing” berasal dari kata dasar “Heal” yang berarti menyembuhkan, membuat sembuh. Maka dari itu, “Healing” dalam pembahasan ini berarti suatu proses yang berupaya untuk penyembuhan atau memulihkan beban mental dari seorang individu.
Self healing memiliki arti penyembuhan diri dari luka batin. Luka batin yang dimaksudkan di sini dapat disebabkan karena beberapa faktor baik diri sendiri atau orang lain.
Ketika seseorang merasakan perasaan sedih, emosi, terpuruk, khawatir, cemas, tidak bersemangat. Semua hal tersebut membuat kamu ingin melakukan healing, untuk beristirahat dan menenangkan diri dari masalah-masalah tersebut.
Cara Melakukan Self Healing
Jika kamu sudah mengalami tanda-tanda peningkatan stress, kamu bisa melakukan self healing dengan cara yang mudah seperti berikut ini:
1. Menerima Diri Sendiri
Agar self healing mu berhasil pertama-tama Anda perlu menerima diri sendiri, menerima segala hal baik maupun hal buruk dan kekurangan yang kita miliki. Ketika kita dapat menerima diri sendiri dengan apa adanya, hal itu dapat memberikan kekuatan untuk kita terus berjuang dan memperbaiki diri.
Janganlah terus mencoba menjadi seperti orang lain, tapi belajarlah untuk menerima diri sendiri apa adanya. Salah satu tahap menerima diri sendiri adalah memaafkan diri sendiri. Lepaskan beban emosi dan amarah yang ada pada diri sendiri sehingga kamu dapat memberikan kesempatan pada diri sendiri untuk menjadi lebih baik.
2. Relaksasi
Belajar teknik pernapasan untuk relaksasi menjadi salah satu cara untuk membantu membuat emosi dan pikiran menjadi lebih tenang. Terlebih ketika Anda sedang menjalani proses pemulihan diri sendiri.
Posisikan tubuh Anda berbaring atau duduk atau posisi yang membuat Anda nyaman. Kemudian, mulailah menarik napas secara perlahan dari hidung lalu keluarkan secara perlahan dari mulut. Ulangi teknik pernapasan ini sekitar 5 sampai 10 menit. Lakukan ini sampai Anda merasa lebih tenang dan rileks.
3. Luangkan Waktu untuk “Me Time”
Jangan lupakan diri Anda sendiri, mulailah untuk meluangkan waktu sejenak untuk dirimu sendiri sepenuhnya. Ketika Anda sedang ‘me time‘, sebaiknya hindari memikirkan orang lain atau pekerjaan atau apapun yang dapat memecah konsentrasi Anda, fokuslah pada dirimu sendiri.
Posisikan dirimu sebagai pusat dari sumber bahagia sumber dan posisikan orang lain sebagai pelengkap dalam menjalani hidup. Banyak hal yang bisa kamu lakukan selama kamu meluangkan waktu untuk dirimu. Anda dapat mengisinya dengan membaca, mendengarkan musik, melakukan hobi, berkebun, menulis jurnal, olahraga, atau mengikuti kelas yang bermanfaat dan bisa menambah pengalaman baru.
4. Tingkatkan Self Compassion
Saat melakukan self healing, kamu juga perlu meningkatkan self compassion atau kemampuan memahami emosi diri sendiri. Cara ini dilakukan supaya Anda bisa memahami dan mencintai diri sendiri. Cara melakukannya adalah Sobat Elim bisa menulis surat untuk diri sendiri lalu menuangkan perasaan yang sedang dialami sekarang. Dengan begitu, perasaan pun menjadi lega.
5. Self Reward
Self reward adalah bentuk penghargaan kepada diri sendiri atas pencapaian atau usaha yang telah dilakukan. Hal ini dapat bersifat material, seperti membeli barang yang diinginkan, atau pergi berlibur, dan makan di restoran favorit.
Penyembuhan luka tentu memerlukan waktu yang berbeda-beda pada setiap orang. Namun, dengan adanya keinginan dan kesabaran, percayalah bahwa luka tersebut pasti dapat sembuh. Sobat Elim perlu mengingat bahwa self healing bukanlah pengganti perawatan medis. Tetapi, dengan melakukan beberapa cara self healing seperti di atas, Anda dapat meningkatkan kemampuan pikiran dan tubuh untuk menyembuhkan diri sendiri.
Sumber : Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Harvard Health Publishing, Verywell Mind, Verywell Mind
Baca juga artikel : Terapi Musik, Mendengarkan Melodi Sebagai Metode Penyembuhan Diri
