Penjelasan Medis Mati Suri

Penjelasan Tentang Mati Suri

Mati suri dalam dunia medis dikenal sebagai lazarus syndrome atau autoresuscitation. Mati suri sering dikaitkan dengan pengalaman spiritual yang penuh misteri dan tidak masuk akal. Mati suri adalah sebuah kondisi ketika pasien hidup kembali setelah dinyatakan meninggal dunia dalam kurun waktu tertentu. Dalam dunia medis, seseorang yang mengalami mati suri tidak benar-benar meninggal, namun ada respon yang tertunda setelah prosedur cardiopulmonary resuscitation (CPR).

Apa Itu Mati Suri?

Mati suri atau Lazarus Syndrome adalah kondisi kembalinya fungsi jantung dan pernapasan yang sempat terhenti (return of spontaneous circulation) setelah CPR dihentikan. Tindakan CPR pada umumnya dilakukan kepada pasien yang mengalami henti jantung, koma, atau berhenti bernapas mendadak.

Saat jantung berhenti berdetak, sirkulasi darah akan terhenti, dan organ mulai gagal berfungsi. Kondisi ini membuat manusia mengalami kematian. Nah, mati suri atau lazarus syndrome terjadi ketika sirkulasi darah kembali terjadi secara tiba-tiba setelah jantung berhenti berdetak, walaupun prosedur CPR juga sudah berhenti dilakukan.

Kondisi mati suri dalam dunia medis memang bisa terjadi. Oleh karena itu, sebelum dokter menyatakan pasien benar-benar meninggal, biasanya dokter dan petugas medis akan menunggu dan mengawasi sekitar 10-15 menit setelah tindakan CPR dihentikan. Jika tidak ada perubahan dan pasien tetap menunjukkan tanda-tanda kematian, dokter baru akan menyatakan bahwa pasien telah meninggal.

Demikian informasi mengenai mati suri berdasarkan kacamata medis.

Sumber: Alodokter, Hello Sehat, Halodoc

Baca juga artikel: 4 Hewan Ini Dianggap Simbol Kematian

BAGIKAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *